Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 September 2012

Dad You Are My Hero until Jesus Second Coming..

Pria itu masih saja mengepulkan asap dari mulutnya di sudut rumah. Sesekali menghela nafas. Tampak segala keluh kesah terpusat di wajahnya. Mungkin dia memang sedang mengalami banyak masalah. Tapi selama ini dia tetap bertahan. Bukan satu dua tahun, tapi bertahun-tahun.
Setiap hari dia bekerja begitu keras. Anak-anaknya sudah semakin besar. Menambah beban hidup yang besar pula. Apalagi anaknya sedang kuliah di salah satu universitas negeri di Bandung. Dan itu tentu butuh biaya yang tak sedikit.
Jam 5 pagi dia bangun, menyiapkan segala perlengkapan untuk mencari uang. Jam 10 dia berangkat dengan harapan ada secercah cahaya berbentuk kertas dapat diraihnya. Bukan untuk apa, tapi untuk anaknya. Pencarian berakhir ketika jam menunjuk angka dua, bukan siang tapi pagi. Praktis hanya 3 jam saja di tertidur. Setiap hari itulah yang dilakukan ayah untuk anaknya.
Dia tak pernah berbicara tentang masalahnya kepada anaknya. Setidaknya selama 19 tahun ini. ”Nak, jadilah orang sukses. Orang seperti ayahmu ini selalu merasa kecil saat penolakan datang. Terutama saat anaknya gagal menikah gara-gara kecilnya diri ini,” tutur ayah tiba-tiba menasihati.
Sang anak mengamini dan berharap melakukan yang terbaik untuk pengorbanan sang ayah. “Ayahku yang lugu. Aku akan berusaha semampuku, menjadi seseorang yang kau mau. Aku janji kerja kerasmu selama ini tak akan sia-sia,” gumam sang anak.
“Suatu hari aku akan berkata. Tidurlah yah. Istirahatlah. Biar keringatmu selama ini kugantikan. Sdah cukup pengorbananmu selama ini. kini adalah giliranku. Mengurusmu adalah kewajibanku. Seperti yang telah kau lakukan saat aku terlahir dengan tangis, di pangkuanmu,” pungkas anak dalam hati.
Lagu yang selalu saya dengarkan apabila saya kangen dengan Ayah saya.. Seperti ini Liriknya kawan2..
Di matamu masih tersimpan selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak tua dan lelah, keringat mengucur deras
namun kau tetap tabah hm…
Meski nafasmu kadang tersengal
memikul beban yang makin sarat
kau tetap bertahan
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
kini kurus dan terbungkuk hm…
Namun semangat tak pernah pudar
meski langkahmu kadang gemetar
kau tetap setia
Ayah, dalam hening sepi kurindu
untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
kini kurus dan terbungkuk hm…
Namun semangat tak pernah pudar
meski langkahmu kadang gemetar
kau tetap setia
Ayah - Ebiet G Ade

Baca Selengkapnya...

Jumat, 06 Juli 2012

Kisah Seorang Anak

             anak yang sangat binggung dengan keadaan keluarganya yang sangat tidak menentu hari demi hari. anak ini selalu berkata dalam hatinya, mengapa saya dilahirkan dikeluarga seperti ini Tuhan? saya tidak membutuhkan semua harta yang keluarga saya miliki. Saya hanya ingin mendapatkan kasih sayang yang tidak pernah saya dapatkan selama ini. Hari demi hari pun anak ini hidup dalam kesendirian yang sangat mendalam. Ia terkadang minder apabila melihat teman-temannya yang mendapatkan kasih sayang dari keluarganya. kadang anak ini menjadi anak yang pembrontak apabila keinginannya tidak terpenuhi. tidak lama kemudian ank ini pun berkuliah dan memulai hidup dengan mengekost disuatu kota. anak ini mulai bergaul dengan teman-teman baru dikampusnya. mulailah hidup yang tidak wajar seperti clubbing, mabok, bolos kuliah dan juga bermain judi. sebernya anak ini tidak ingin melakukan hal-hal seperti itu. Ia hanya ingin tau apabila nanti nilai dia hancur apakah orang tua dia akan merah dan memberikan perhatian atau tidak. Tetapi sesuai dengan apa yang dia pikirkan, bahwa orang tua anak ini pun sama sekali tidak peduli dengan nilai anak ini yang ia dapatkan di akhir semester.
         Anak ini tidak memiliki kepercayaan diri lagi untuk melakukan hal-hal ia senangi. Ia hanya minder apabila teman-temannya mengajak ia bepergian bareng. Tetapi dilain sisi papah anak ini sangat menginginkan  anak ini agar cepat menyelesaikan perkuliahannya di Universitas yang Ia masuki. anak ini pun mulai bimbang dengan hatinya. disatu sisi Ia kasihan dengan papahnya tetapi disisi yang lain ia sangat bingung melihat mamahnya yang tidak pernah memperhatikan Dia. Anak ini sering berpikir kalau ia bukanlah anak kandung dari keluarga tersebut.

anak itu selalu berkata : Tuhan apa engkau masih ada?
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 07 April 2012

Selama 21 tahun anak ini pikul ibunya lumpuh

Saya sanggup jadi tongkat kepada Ibu sepanjang hidup saya. Sebuah cerita menyayatkan hati yang wajib kita baca. Pengorbanan seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya dalam menjalani hidup tampa mengeluh dan ikhlas dalam menjalani dan boleh di jadikan contoh tauladan buat kita semua.
Kisah seorang anak perempuan dari Changchun, China, di negera yang sangatlah sejuk. Li Yuanyuan memikul sang ibu yang lumpuh kedua-dua kakinya sambil menggendong anaknya yang berusia dua tahun ke rumah sakit kerana ibunya terkena serangan jantung lagi. Orang-orang yang berlalu lalang di jalan memandang mereka bertiga dengan mata terbeliak, semua takjub melihat seorang wanita yang kelihatannya kurus lemah tetapi memiliki tenaga untuk memikul satu orang sambil menggendong satu orang lagi.
Menurut laporan City Evening Post pada 13 Februari 2008 lalu, Li Yuanyuan telah memakaikan baju kepada kanak-kanak dan ibunya yang baru sembuh dari sakit. Pada jam 10 pagi, Yuanyuan mencangkung di depan ibunya dan meletakkan kedua kaki ibu di pinggangnya lalu memanggul ibunya, kemudian menggendong pula anaknya yang berdiri di atas tempat tidur. 
"sumber harian metro"
Baca Selengkapnya...

Minggu, 01 April 2012

10 kunci sukses

sedikit sharing buat temen2 dan pembelajaran buat diri saya sendiri....
alhamdullilah saya menemukan artikel yang dapat membangun diri dan menjaga semangat agar tidak down, saya dapatkan dari situs web sebelah : http://bisnisukm.com/10-kunci-sukses.html

“ Saya tidak bisa menari, tetapi saya akan tetap menari
Hanya karena saya tidak bisa menari, bukan berarti saya tidak akan menari. “
Saya tidak harus ahli dalam melakukan sesuatu untuk melakukan sesuatu tersebut, karena saya akan membangun keahlian tersebut dari melakukan sesuatu tersebut. “
( Mario Teguh, One Million 2nd Chances )

Bagi sebagian orang, berbisnis bisa jadi merupakan suatu hal yang mustahil. Bukan karena mereka tidak mau, bukan karena mereka tidak ingin, namun mustahil karena mereka betul-betul berfikir  bahwa berbisnis adalah suatu hal yang mustahil.
Banyak orang bermimpi menjadi orang besar, memiliki banyak harta, kedudukan, pangkat, jabatan, bahkan bermimpi bisa menjelajahi segala penjuru dunia kapan pun ia mau. Tetapi hal tersebut hanya sebatas mimpi. Mimpi yang seakan tak akan pernah terwujud, bahkan sangat-sangat jauh mampu diraih, bukan karena ia tidak mau, tetapi karena ia berfikir bahwa hal ini hanya sebatas mimpi.

Siapa yang salah? Apakah salah jika kita memiliki mimpi? Banyak diantara kita yang membatasi kemampuan diri kita sendiri karena kita menciptakan dinding-dinding pembatas psikis yang tentu hal tersebut menghambat perkembangan kemampuan kita secara fisik. Banyak diantara kita yang merasa tidak PD (Percaya Diri) justru ketika diberi kebebasan untuk berfikir, bertindak, untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik.
Bisnis adalah bisnis. Bisnis bukanlah sebuah hal yang didapat karena anda merupakan anak keturunan konglomerat, pengusaha kaya, ataupun  produk turunan lainnya. Anda hanya akan bisa sukses dalam berbisnis, ketika anda betul-betul mendalami apa yang ada didalamnya, totalitas didalamnya. Banyak orang sukses  kita tahu bahwa mereka sukses dalam bisnisnya, karena mereka memang tekun, optimis, dan selalu menikmati segala proses yang ada didalamnya. Sebelum masa kejayaannya, tentu masa-masa sulit pernah dilaluinya. Segala hambatan, tantangan, bukan dimaknai sebagai sebuah rintangan, namun justru menjadi pemicu diri kita untuk dapat lulus dari ujian yang ada.
Hidup adalah putaran roda kehidupan. Jika saat ini kita sedang berjalan dalam keadaan menanjak, bergembiralah, yakinkan diri anda, bahwa didepan sana akan ada jalan turunan. Kita terlahir bukan sebagai seorang yang ahli, namun keahlian kita akan lahir dari kesungguhan kita dalam belajar, berproses dalam melakukan sesuatu, hingga kita menjadi ahli.
Jennie S. Bev, seorang konsultan, entrepreneur, penulis dan edukator di San Francisco Bay Area, dan juga merupakan salah seorang warga Indonesia yang sukses berkompetisi pada iklim ketat Amerika, beliau mengedepankan sepuluh(10) kepribadian orang sukses (baik dari segi keuangan dan prestasi) yang berdasarkan pada komunikasi dan pergaulannya dengan para billionaire dan beberapa pengusaha kecil lainnya.
  1. Keberanian untuk berinisiatif.
  2. Tepat waktu.
  3. Tenang melayani dan memberi.
  4. Membuka diri terlebih dahulu.
  5. Senang bekerja sama dan membina hubungan baik.
  6. Senang mempelajari hal-hal baru.
  7. Jarang mengeluh, profesionalisme adalah yang paling utama.
  8. Berani menanggung resiko.
  9. Tidak menunjukkan kekhawatiran (berpikir positif setiap saat).
  10. “Comfortable in their own skin” Menutup-nutupi sesuatu maupun supaya tampak “lebih” dari lawan bicaranya.
Baca Selengkapnya...

Template by : kendhin x-template.blogspot.com